BESTIE MANCING (Bersama Kita Bisa Enyahkan Masalah Stunting)

Stunting atau kerdil adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal (Pusdatin Kemenkes, 2018). Stunting adalah masalah gizi yang hampir dapat ditemui di semua wilayah Indonesia, salah satunya adalah Kabupaten Boyolali. Sejumlah 5.665 balita mengalami stunting dari total 63.576 balita di Kabupaten Boyolali tahun 2021. Meski demikian, angka kasus stunting di Boyolali terhitung masih dalam zona aman yaitu 8,9 %. Capaian ini sudah lebih baik dari tingkat nasional ( tingkat nasional 14% ). Meski demikian, Kabupaten Boyolali tetap giat menggalakkan upaya intervensi gizi baik secara spesifik maupun sensitive. Salah satu upaya intervensi gizi sensitive yang dilaksanakan yaitu aksi percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Bestie Mancing (Berrsama Kita Bisa Enyahkan Masalah Stunting) merupakan sebuah inovasi Puskesmas Mojosongo yang melibatkan lintas sektor dan dimulai pada tahun 2022 sebagai wujud nyata dalam percepatan pencegahan stunting kecamatan Mojosongo. Kegiatan Bestie Mancing perlu dilakukan untuk menyelesaikan masalah stunting Wilayah kerja Puskesmas Mojosongo, tidak hanya itu kegiatan Bestie Mancing ebagai salah satu upaya menguatkan komitmen dari seluruh lintas sektor. Penekanan angka stunting ini perlu kerja sama dan saling bersinergi diantara lintas sektor di Tingkat Kecamatan dan pak Camat sebagai leader penurunan angka stunting di tingkat kecamatan. Besti Mancing itu sendiri memiliki rangkaian kegiatan yang bertujuan dalam upaya percepatan pencegahan stunting diantaranya adalah: 1. Aktif Posyandu 2. Jeli Pantau Tumbuh Kembang Anak 3. Tablet Tambah Darah Jangan Terlewat 4. Gencar PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak 5. Imunisasi Dasar Harus Lengkap 6. Dampingi Catin (Calon Pengantin) 7. Pantau Ibu Hamil 8. Sanitasi Layak dan Sehat 9. KB Keren 10. Tingkatkan Konsumsi Pangan Lokal. Dengan harapan semua bayi balita akan terpantau status gizi nya.
mencegah dan menanggulangi masalah stunting di wilayah kerja Puskesmas Mojosongo
meningkatkan derajad kesehatan anak, ekonomi masyarakat,meningkatkan angka harapan hidup masyarakat
Menurunnya angka stunting