Puskesmas merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Fungsi Puskesmas adalah sebagai penggerak masyarakat menuju arah yang baik di bidang kesehatan. Dalam rangka meningkatkan pelayanan UKM di Puskesmas Wonosamodro, dengan standart SPM maka Puskesmas Wonosamodro telah menerapkan inovasi GenCar PeKa TB. GenCar PeKa TB adalah inovasi yang di khususkan untuk pemantauan dan pengobatan pasien positip TBC serta peningkatan pencarian suspeck dan Kasus positip TBC di wilayah kerja UPTD Puskesmas Wonosamodro Kabupaten Boyolali. Dimana ini salah satunya
disebabkan karena kurangnya kegiatan skrinning pada masyarakat di kecamatan Wonosamodro yang mengakibatkan rendahnya capaian penemuan penderita suspeck dan kasus positip TBC. Hal ini dapat menyebabkan cepatnya penyebaran Bakteri Tuberkulosis di lingkungan masyarakat kecamatan Wonosamodro. Pada tahun 2022 ini dengan jumlah penduduk di kecamatan wonosamodro sebanyak 34.358 orang, mendapat target penemuan kasus TBC positip sebanyak 75 kasus dan Suspeck TB sebanyak 404 kasus . Dan pada semester 1 tahun 2022 baru tercapai suspeck 9 kasus dan positip tb 2 kasus.
Sehingga diharapkan dengan adanya inovasi “inovasi GenCar PeKa TB” target tercapai dan derajat kesehatan masyarakat Wonosamodro meningkat dan mandiri. Inovasi “GenCar PeKa TB” ini diterapkan dalam Program Kegiatan TBC yang meliputi pelayanan pada masyarakat yang berhubungan dengan TBC dengan indikator SPM :
1. Prosentase penemuan penderita TB paru BTA positif : 30 persen
2. Angka keberhasilan pengobatan TB paru yang terkonfirmasi : >85 persen
3. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB : 100 persen
Diharapkan dengan inovasi “GenCar PeKa TB” Puskesmas Wonosamodro ini mampu menjawab akan kebutuhan masyarakat tentang pelayanan UKM Program Kegiatan TBC dengan berbagai kegiatan berupa :
1. Sosialisasi tentang Penyakit TBC tingkat desa
2. Skrining pada masyarakat dengan gejala batuk lebih dari 2 minggu
3. Skrinning pada kelompok masyarakat beresiko tinggi dalam penularan kasus tbc terutama pada institusi pendidikan baik di sekolah maupun pondok pesantren, kelompok kerja masyarakat serta para ASN pelayan masyarakat di lingkungan pemerintahan kecamatan dan desa di kecamatan wonosamodro secara berkala.
Kegiatan pokok : meningkatkan capaian SPM program TBC. Rincian kegiatan:
1. Sosialisasi tentang Penyakit TBC tingkat desa.
2. Skrining pada masyarakat dengan gejala batuk lebih dari 2 minggu.
3. Skrinning pada kelompok masyarakat beresiko tinggi dalam penularan kasus tbc terutama pada institusi pendidikan baik di sekolah maupun pondok pesantren, kelompok kerja masyarakat serta para ASN pelayan masyarakat di lingkungan pemerintahan kecamatan dan desa di kecamatan Wonosamodro secara berkala.
1) Meningkatkan capaian kinerja SPM program kegiatan TBC yaitu penemuan kasus positiF TBC dan penemuan suspeck TBC.
2) Adanya peningkatan pengetahuan dan peran serta masyarakat, linsek, linprog dalam kegiatan program p2 TBC.
3) Prosentase penemuan penderita TB paru BTA positif : 30 persen.
4) Angka keberhasilan pengobatan TB paru yang terkonfirmasi : >85 persen.
5) Pelayanan Kesehatan orang dengan TB : 100 persen.
Masyarakat dapat memperoleh pelayanan TBC secara maksimal.
Capaian terduga TB (Tuberkulosis) meningkat.