A. Dasar Hukum
Inovasi yang dikembangkan Kecamatan Klego untuk mengoptimalkan keterampilan baca tulis aksara Jawa dengan menggunakan multimedia pembelajaran interaktif offline yang dapat diakses dengan chromebook/laptop/computer atau handphone. Dasar hukum Inovasi ini:
1) Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah
2) Peraturan Bupati Boyolali No. 77 Tahun 2022 tentang petunjuk pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 17 Tahun 2021
3) Peraturan Bupati Boyolali Nomor 72 tahun 2023 tentang Platform Satu Data Inovasi Boyolali melalui Aplikasi Boyolali Innovation System Management of Research and Technology di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali
B. Permasalahan
Berdasarkan hasil tes, diperoleh informasi bahwa keterampilan baca tulis aksara Jawa dari 91,67% (11 dari 12) siswa kelas V SD Negeri 1 Sangge kecamatan Klego masih di bawah terampil. Hal tersebut diakibatkan oleh pembelajaran aksara Jawa yang dilakukan guru kurang kreatif, lebih banyak menggunakan metode ceramah dan kurang mengoptimalkan media pembelajaran.
Media pembelajaran aksara Jawa di kelas V SDN 1 Sangge kecamatan Klego hanya berupa buku teks yang kurang menarik bagi peserta didik. Sehingga pembelajaran terkesan satu arah, monoton dan kurang bermakna. Desain buku teks yang hanya berwarna hitam dan putih juga membuat peserta didik kurang berminat untuk membacanya.
C. Isu Strategis
Aksara Jawa merupakan salah satu peninggalan budaya yang harus dilestarikan. Rendahnya keterampilan baca tulis aksara Jawa yang terus dibiarkan dapat mengakibatkan memudarnya budaya Jawa.
Bahasa Jawa merupakan muatan lokal yang wajib di Sekolah Dasar, sehingga kualitas pembelajaran aksara Jawa merupakan hal yang harus dioptimalkan.
D. Metode Pembaharuan
Sebelum adanya inovasi, pembelajaran aksara Jawa di Sekolah Dasar hanya menggunakan media buku teks, sehingga kurang menarik bagi peserta didik. Dengan adanya inovasi, pembelajaran aksara Jawa menjadi lebih variatif dan bermakna. Selain meningkatkan keterampilan baca tulis aksara Jawa, inovasi ini juga dapat meningkatkan literasi digital peserta didik.
a. Inovasi yang dilaksanakan merupakan salah satu langkah untuk mempermudah pelestarian budaya Jawa di Kecamatan Klego secara digital
b. Inovasi yang dilaksanakan merupakan model optimalisasi media pembelajaran berbasis aplikasi digital
c. Implementasi inovasi yang dilaksanakan dapat berdampak pada peningkatan motivasi dan prestasi peserta didik
d. Literasi digital peserta didik meningkat
e. Inovasi media pembelajaran interaktif yang telah dikembangkan dapat diakses dimana saja dan kapan saja.
E. Kebaharuan
Media pembelajaran SIBAJA berupa software media pembelajaran interaktif yang dapat digunakan sewaktu-waktu menggunakan alat bantu elektronik berupa chromebook/ komputer/ laptop atau handphone. Penggunaan media pembelajaran interaktif tidak perlu menggunakan internet.
F. SOP Optimalisasi Baca Tulis Aksara Jawa dengan “SIBAJA” (Sinau Bareng Aksara Jawa)
1) Guru menyiapkan chromebook yang telah tersimpan media pembelajaran interaktif SIBAJA
2) Peserta didik membuka media pembelajaran interaktif SIBAJA dengan arahan guru
3) Peserta didik mempelajari Capaian Pembelajaran, alur tujuan pembelajaran dan petunjuk penggunaan
4) Peserta didik mempelajari materi yang tersedia pada media pembelajaran interaktif SIBAJA
5) Peserta didik memainkan game yang tersedia di media pembelajaran interaktif SIBAJA
6) Peserta didik mengerjakan evaluasi setelah pembelajaran dengan SIBAJA.
Tujuan Inovasi Optimalisasi Baca Tulis Aksara Jawa dengan “SIBAJA” (Sinau Bareng Aksara Jawa):
a. Pelestarian budaya Jawa khususnya aksara Jawa
b. Meningkatkan motivasi belajar peserta didik
c. Meningkatkan keterampilan baca tulis aksara Jawa
d. Meningkatkan literasi digital peserta didik
Manfaat dari inovasi Optimalisasi Baca Tulis Aksara Jawa dengan “SIBAJA” (Sinau Bareng Aksara Jawa):
a. Aksara Jawa dapat lestari
b. Motivasi dan minat belajar aksara Jawa peserta didik meningkat
c. Keterampilan baca tulis aksara Jawa peserta didik meningkat
d. Peserta didik menjadi lebih mahir menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis digital
e. Guru menjadi lebih mudah dalam memberikan pembelajaran dan mengevaluasi hasil pembelajaran aksara Jawa peserta didik
Pembelajaran aksara Jawa menjadi lebih variatif dan bermakna. Selain meningkatkan keterampilan baca tulis aksara Jawa, inovasi ini juga dapat meningkatkan literasi digital peserta didik.
a. Inovasi yang dilaksanakan mempermudah pelestarian budaya Jawa di kecamatan Klego
b. Inovasi yang dilaksanakan merupakan model optimalisasi media pembelajaran berbasis media pembelajaran interaktif digital
c. Implementasi inovasi yang dilaksanakan berdampak meningkatkan motivasi dan keterampilan baca tulis peserta didik
d. Literasi digital peserta didik meningkat