Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah meningkatnya kontraksi pembuluh darah arteri sehingga yang terjadi resistensi aliran darah terhadap suatu kondisi medis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada dinding pembuluh darah. Masalah hipertensi kini menjadi masalah global karena prevalensi yang terus meningkat sejalan dengan perubahan gaya hidup seperti merokok, obesitas, inaktivita fisik, dan stress psikososial. Hampir setiap Negara, hipertensi menduduki peringkat pertama sebagai penyakit yang paling sering dijumpai.
Prevalensi hipertensi di Indonesia cukup tinggi yaitu berkisar 7 persen sampai 22 persen bahkan pada penderita akan berujung penyakit gagal ginjal 10 persen, jantung 75 persen, dan stroke 15 persen. Penelitian
menunjukkan prevalensi hipertensi dengan bertambahnya usia meningkat. Penderita hipertensi di Indonesia dari berbagai penelitian epidemiologis yang dilakukan menunjukkan 1,8 persen - 28,6 persen penduduk penderita hipertensi adalah penduduk yang berusia diatas 20 tahun.
Hipertensi merupakan salah satu masalah penyakit tidak menular yang sering ditemui di semua wilayah Indonesia, salah satunya adalah Kecamatan Cepogo. Sejumlah 8755 penduduk cepogo dengan usia 20 tahun keatas mengalami hipertensi dari total 42403 balita di Kabupaten Boyolali. Dengan demikian, angka kasus hipertensi di Cepogo terhitung waspada.
Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati
Nomor 56 Tahun 2014 tentang STandar Pelayanan Minimal Pusat Kesehatan Masyarakat Kabupaten Boyolali, maka Puskesmas berupaya menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat salah satunya yaitu pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit. Oleh karena itu, Puskesmas
Cepogo melakukan inovasi Kapal Tetanik (Kenali Patuhi Hipertensi Tanpa Komplikasi).
Standar pelayanan hipertensi meliputi pemeriksaan dan monitoring tekanan darah, edukasi, pengaturan diet seimbang, dan aktivitas fisik. Kegiatan program Kapal Titanik adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terkait pengelolaan hipertensi dan pencegahan kearah komplikasi lebih lanjut. Kegiatan Kapal Tetanik berfokus pada sekelompok orang penderita hipertensi yang belum mempunyai komplikasi untuk dapat dilakukan pemantauan dan pengobatan supaya tidak terjadi komplikasi.
Tahapan Inovasi Kapal Tetanik sebagai berikut:
1. Masyarakat dengan hipertensi mendapatkan skrining di Poskes RT Setempat.
2. Apabila tidak memiliki penyakit penyerta maka pasien menunggu undangan pelaksanaan kegiatan Kapal Tetanik.
3. Pasien yang memperoleh undangan dapat menghadiri kegiatan sesuai tanggal.
Tujuan Umum : Menurunkan angka Hipertensi di Kecamatan Cepogo dengan melibatkan dukungan sektor terkait. Tujuan Khusus :
1. Dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya hipertensi
2. Meningkatkan peran serta masyarakat untuk melakukan skrining kesehatan berkala
3. Memaksimalkan kepatuhan terapi pasien hipertensi
4. Menormalkan tekanan darah pada pasien Hipertensi di Kecamatan Cepogo
Manfaat bagi Penderita Hipertensi yaitu lebih sehat dan dapat mengatur pola hidup sehat sehingga Tekanan Darah selalu terkontrol. Manfaat bagi petugas yaitu memperoleh laporan perkembangan Kesehatan penderita Hipertensi secara periodic sehingga memudahkan dalam pemberian asuhan perawatan secara rutin.
Peserta Pos Kesehatan RT di kecamatan cepogo dengan hipertensi tanpa penyakit penyerta memperoleh pelayanan kapal titanik.