Kejar Nothing (Puskesmas Mengajar Cegah Stunting)

Dalam menjalankan amanat Bupati dalam Peraturan Boyolali Nomor 48 Tahun 2020 tentang Pencegahan Stunting di Kabupaten Boyolali, Puskesmas merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting yang terjadi di Masyarakat. Pusat Kesehatan Masyarakat yang dikenal dengan sebutan Puskesmas adalah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya pada satu atau bagian wilayah kecamatan. Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Pusat Kesehatan Masyarakat Kabupaten Boyolali, maka Puskesmas berupaya menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat salah satunya yaitu pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit. Bersamaan dengan hal tersebut, untuk melaksanakan amanat Peraturan Bupati Nomor 77 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Inovasi, yakni pada Pasal 17 Ayat (3), maka Puskesmas Selo menginisiasi pencegahan stunting melalui program Puskesmas Mengajar Cegah Stunting, atau disingkat Kejar Nothing. Kebutuhan materi pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah sangat di perlukan di antaranya pendidikan tentang kesehatan lingkungan, pola hidup bersih dan sehat, sekolah sehat, pernikahan dini, kesehatan reproduksi remaja, stunting dll. Terlebih pada era kurikulum merdeka belajar, adalah wujud pembelajaran dilingkungan sekolah yang otonom dan fleksibel, sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, sesuai dengan kebutuhan siswa. hal ini juga menjadi peluang untuk manjadikan siswa menjadi edukator kesehatan utamanya dalam pencegahan stunting. Program “Kejar Nothing” ialah suatu program inovasi yang digalakan oleh Puskesmas Selo untuk mencegah stunting khususnya di Kecamatan Selo. Progam ini dilaksanakan di seluruh SD di Kecamatan Selo dengan memberikan materi Pendidikan Kesehatan tentang kesehatan lingkungan, pola hidup bersih dan sehat, sekolah sehat, pernikahan dini, kesehatan reproduksi remaja, stunting dll. Cara melaksanakan program Kejar Nothing ini yaitu petugas puskesmas menjadi Pembina upacara hari senin dan memberikan penyuluhan kesehatan. Sasaran dari kegiatan Kejar Nothing ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang masalah kesehatan, menurunnya angka stunting melalui persiapan remaja putri untuk menghindari anemia, sehingga nantinya menjadi ibu layak hamil, peserta didik mampu menjadi penggerak perubahan perilaku di rumah terutama dalam mencegah stunting, penurunan angka pernikaha pada anak, meningkatnya pengetahuan dan peran seran orangtua murid dalam pendampingan anak di rumah. Program ini dilaksanakan mulai bulan Juli 2022 dan dilaksanakan secara rutin setiap minggu.
1. Meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang masalah kesehatan 2. Mencegah stunting melalui pesiapan remaja putri untuk menghindari anemi 3. Peserta didik menjadi penggerak perubahan prilaku di rumah terutama dalam mencegah stunting. 4. Mencegah pernikahan pada anak
1. Pengetahuan kesehatan peserta didik meningkat. 2. Remaja putri terhindar anemi. 3. Regenerasi kader penggerak perubahan perilaku dalam pencegahan stunting, yaitu siswa/peserta
1. Pengetahuan kesehatan peserta didik meningkat. 2. Remaja putri terhindar anemi. 3. Regenerasi kader penggerak perubahan perilaku dalam pencegahan stunting, yaitu siswa/peserta