A. Dasar Hukum
Inovasi yang dikembangkan SMP Negeri 1 Banyudono ini bertujun untuk Meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem presensi kehadiran peserta didik. Untuk Dasar Hukum Inovasi ini :
1. Peraturan Bupati Nomor 72 Tahun 2023 tentang Platform Satu Data Inovasi Boyolali
2. SE Bupati No 2368 Tahun 2023 tentang Budaya Inovasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali
B. Permasalahan
Sistem presensi tradisional seperti pencatatan manual, memiliki beberapa kekurangan, seperti pencatatan manual rawan kesalahan, kurang efisien membutuhkan waktu lama dan wali kelas kesulitan dalam mengelola data presensi, guru piket juga harus berkeliling untuk absensi manual
C. Isu Strategis
Sistem presensi yang saat ini berjalan pada SMP Negeri 1 Banyudono masih menggunakan cara konvensional yakni mencatat pada buku daftar presensi siswa secara manual oleh guru piket, sehingga kecepatan akses data saat dibutuhkan misalnya masalah penanganan kehadiran menjadi terlambat.
D. Metode Pembaharuan
Sebelum adanya inovasi Kartu Presensi ESPIBAD proses presensi masih menggunakan cara konvensional sehingga rawan terjadi kesalahan dan membutuhkan waktu yang lama. Dengan adanya inovasi ini guru piket dan wali kelas dapat terbantu dikarenakan proses presensi dan pengelolaan presensi siswa yang semakin mudah dan efisien
E. Kebaharuan
Pemanfaatan Google Forms dapat mempermudah proses presensi dikarenakan data yang masuk ke database akan langsung diolah pada laporan presensi per bulan sehingga wali kelas dapat dengan mudah memantaul presensi pada kelasnya.
F. SOP Inovasi Kartu presensi ESPIBAD
1. Peserta didik datang ke sekolah dengan membawa Kartu Presensi ESPIBAD
2. Scan QR Code pada tablet yang sudah disediakan
3. Data yang masuk pada Google Forms akan diolah di Spreadsheet
4. Data rekap presensi bulanan dapat dipantau oleh Guru Piket dan wali kelas.
5. Guru Piket melihat laporan kehadiran dan mendata siswa yang tidak masuk pembelajaran
6. Guru piket mengisi formulir ketidakhadiran dengan keterangan sakit atau ijin dan mengupload bukti surat ijin
7. Data hasil rekapan absensi perbulan dapat langsung untuk diamati oleh wali kelas
Tujuan dari inovasi kartu presensi espibad (KeBAD) adalah untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem presensi, meningkatkan keamanan sistem presensi, mempermudah pengelolaan data presensi bagi wali kelas, Upaya untuk meningkatkan kedisplinan siswa di SMP Negeri 1 Banyudono.
Manfaat dari inovasi kartu presensi espibad (KeBAD) bagi SMP NEGERI 1 Banyudono aplikasi ini memberikan input perbaikan guna meningkatkan sistem yang sudah ada agar lebih optimal dan mengubah sistem presensi yang telah berjalan secara manual menjadi suatu sistem presensi yang menggunakan komputer. lebih efisien daripada sistem absensi tradisional karena proses absensi menjadi lebih cepat dan mudah. Memudahkan wali kelas dalam mengelola data presensi kelas, Membantu pendataan dan daftar hadir siswa dengan memberikan suatu solusi yang tidak manual berbasis data dengan penggunaan Google form. Bagi Siswa penggunaan KeBAD meningkatkan kedisplinan siswa dan siswi SMP Negeri 1 Banyudono dan memberikan inovasi baru terhadap Guru dan siswa.
Hasil Inovasi Kartu Presensi ESPIBAD (KeBAD) diantaranya dapat mempermudah dalam mendeteksi kehadiran Siswa SMP Negeri 1 Banyudono, meningkatkan kedispilinan kehadiran siswa, meningkatkan efisien waktu dan mempermudah wali kelas dalam mengeolah data presensi