GARDU METAL (Gerakan Terpadu Menangani Kesehatan Mental)

Sehat adalah keadaan sejahtera, fisik mental dan sosial dan tidak sekedar terbebas dari keadaan cacat dan kematian. Definisi sehat ini berlaku bagi perorangan maupun penduduk (masyarakat). Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor yang saling berinteraksi yaitu, lingkungan, perilaku, keturunan dan pelayanan kesehatan. Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi mental sejahtera yang memungkinkan hidup harmonis dan produktif sebagai bagian yang utuh dari kualitas hidup seseorang, dengan memperhatikan semua segi kehidupan manusia dengan ciri menyadari sepenuhnya kemampuan dirinya, mampu menghadapi tekanan hidup yang wajar, mampu bekerja produktif dan memenuhi kehidupan hidupnya, dapat berperan serta dalam lingkungan hidup, menerima dengan baik apa yang ada pada dirinya merasa nyaman bersama orang lain. Jadi kesehatan jiwa (mental) merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan secara keseluruhan. Kabupaten Boyolali adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah Data kasus ODGJ di Kabupaten Boyolali dari tahun ke tahun terus meningkat, tahun 2019 sebanyak 2.420, tahun 2020 sebanyak 2.650, tahun 2021 sebanyak 2.983 dantahun 2022 adalah 3.078 kasus, jumlah itu terdiri dari berbagai diagnose gangguan jiwa yang diambil dari data pengelola program jiwa di Puskesmas. Untuk kasus pasung terjadi peningkatan kasus tahun 2019 ada 16 kasus, tahun 2020 ada 24 kasus dan tahun 2021 terdapat 5 kasus dan tahun 2022 kasus pasung Boyolali sudah tidak ada. Adanya berbagai fakta dan permasalahan yang masih ditemukan di lapangan. Permasalahan tersebut di antaranya meliputi: syarat administrasi kependudukan dalam akses layanan kesehatan tidak terjangkau oleh ODGJ terlebih dalam kondisi terpasung, Masih belum optimalnya tingkat kolaborasi antar sektor, antar program, antar ketenagaan akibat kurangnya sistem komunikasi dan koordinasi di antara pemegang program dan penyedia layanan sehingga layanan yang tersedia saat ini dirasakan masih terkotak-kotak dan sulit dijangkau oleh ODGJ dan keluarga,Rendahnya pemberdayaan peran keluarga dan potensi masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan jiwa masyarakat akibat kurangnya pengetahuan dan tingginya stigma negatif, Masih ditemukannya kasus pemasungan (termasuk pemasungan kembali) akibat terputusnya pengobatan, Masih rendahnya pemanfaatan obat dan belum tersedianya obat untuk manajemen kedaruratan psikiatri sebagai alasan utama dilakukannya praktik pemasungan. Belum adanya sistem informasi yang mantap dan terpadu sehingga proses pemantauan dan evaluasi dapat dilakukan secara sinergis oleh berbagai pemangku kepentingan. Berawal dari beragam permasalahan penanganan kesehatan jiwa ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali mengembangkan Inovasi “Gerakan Terpadu Menangani Kesehatan Mental” (Gardu Metal) sebagai wadah konvergensi OPD dan pelibatan lintas program Kesehatan dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan pengobatan permasalahan Kesehatan jiwa di Kabupaten Boyolali
a. Tujuan Umum Meningkatkan derajat Kesehatan mental masyarakat di Kabupaten Boyolali b. Tujuan Khusus · Meningkatkan deteksi dini Kesehatan jiwa · Meningkatkan kwalitas Penanganan Kesehatan Jiwa · Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan mental · Menekan jumlah kasus ODGJ berat di masyarakat
- peningkatan cakupan penemuan - peningkatan cakupan penanganan ODGJ - tidak ada pasien ODGJ pasung
- peningkatan penanganan pasien ODGJ - tidak ada pasien ODGJ pasung