INOVASI UNTUK PENYANDANG DIFABEL (ODKB) pelatihan tata boga dari dinas sosial di desa keposong dan pelatihan hortikultura pembibitan dari Pertamina Boyolali

Holtikultura adalah ilmu tentang budidaya tenaman sayur, buah dan obat-obatan, yang dapat dikembangkan dengan inovasi dan kreatifitas dari pengembangan keterampilan yang ada. Pembekalan keterampilan ini diharapkan menghasilkan pembaruan- pembaruan dan mempeluas peluang lapangan pekerjaan bagi para peminat wirausaha untuk memperbaiki kestabilan ekonomi. Tujuan inovasi pemberdayaan masyarakat difabel ini untuk memberikan bekal keterampilan khususnya bagi masyarakat difabel sehingga memiliki skill yang dapat digunakan serta dikembangkan untuk memulai wirausaha dalam rangka perbaikan ekonomi dan memajukan potensi daerah. Pengembangan keterampilan dan inovasi pada hortikultura oleh masyarakat dengan disabilitas ini memiliki keunggulan mampu memberdayakan masyarakat difabel yang selama ini masih banyak menemui hambatan terutama dalam segi mata pencaharian dengan keterbatasan yang ada, kreasi ini mampu mengembangkan pengetahuan dan kemampuan untuk berwirausaha bagi masyarakat difabel tanpa perlu mengkhawatirkan keterbatasan dan menjadi peluang lapangan pekerjaan baru. Perbedaan dengan inovasi sebelumnya adalah. Pelaku yang diberikan pelatihan menyasar pada masyarakat dengan keterbatasan atau disabilitas, dan pengembangan holtikultura serta pengolah bahan pangan menjadi memiliki nilai jual. Dengan adanya pemberdayaan masyarakat difabel melalui pelatihan keterampilan dan hortikultura bermaksuda membekali keterampilan dan pengetahuan bagi masyarakat difabel untuk membangkitkan semangat, menambah etos kerja, memperbaiki perekonomian dan memajukan potensi wilayah atau daerah. yang bertujuan Meningkatkan keterampilan difabel dalam hal SDM melalui kreasi dan inovasi, Membentuk masyarakat difabel yang mandiri dalam berwirausaha, Mengembangkan dan memajukan potensi daerah melalui kreasi dan inovasi keterampilan dan dapatv memberikan manfaat seperti Menambah pengetahuan dan membuka wawasan mengenai hortikultura sebagai alternatif budidaya tanaman kebun yang dapat dilakukan oleh siapa saja, Membekali wawasan mengenai hortikultura sebagai peluang berwirausaha dengan keterampilan yang diberikan, Membangkitkan semangat berwirausaha khususnya masyarakat difabel dan memberikan kreasi serta inovasi baru untuk meningkatkan perekonomian. Pelatihan keterampilan dan holtikultura ini bergerak di bidang komoditi pertanian dan pangan, modal yang di keluarkan tidak begitu besaar, namun dengan pengolahan dan strategi pemasaran dan branding produk yang tepat maka bisa memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih dari cukup dibanding modal yang dikeluarkan. Usaha di komoditi ini memang memilki banyak pesaing, namun selalu memiliki peluang yang sama untuk diminati sebab banyak aspek yang dapat di bedakan dan menjadi ciri khas berbeda satu dengan yang lainnya, hal ini yang membuat semua memiliki peminat tersendiri. Selain itu resiko dari usaha ini juga dapat dibilang sangat dapat diminimalisir dari kerugian yang besar.
1. Meningkatkan keterampilan difabel dalam hal SDM melalui kreasi dan inofasi 2. Membentuk masyarakat difabel yang mandiri dann berwirausaha 3. Mengembangkan dan memajukan potensi daerah melalui kreasi dan inovasi keterampilan
1. Menambah pengetahuan dan membuka wawasan mengenai hortikultura sebagai alternatif budidaya tanaman kebun yang dapat dilakukan oleh siapa saja. R/ 2. Membekali wawasan mengenai hortikultura sebagai peluang berwirausaha dengan keterampilan yang di berikan 3. Membangkitkan semangat berwirausaha khususnya masyarakat difabel dan memberikan kreasi serta inovasi baru untuk meningkatkan inovasi
a. Keunikan Produk Inovasi Kegiatan pemberdayaan dan pelatihan keterampilan serta holtikultura pada masyarakat difabel di kecamatan Tamansari memiliki keunikan yakni dengan pembekalan keterampilan yang terfokus pada masyarakat yang menyandang disabilitas untuk dapat mengembangkan dan menciptakan lapangan usaha ditengah segala keterbatasan yang ada namun tetap dapat menciptakan lapangan pekerjaan b. Spesifikasi Teknis Produk Pembekalan pengetahuan, pelatihan dan pendampingan tentang holtikultura, greenhouse sebagai rumah yang layak untuk tempat penyemaian bibit holtikultura, Pelatihan keterampilan dalam pengolahan hasil tanam menjadi produk dengan nilai jual, sehingga bisa dipasarkan dan menghasilkan bagi masyarakat. c. Penerapan Pada Masyarakat masyarakat atas pendampingan dan pembekalan pelatihan dari narasumber yaitu dinas sosial diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan langsung atau praktek lapangan secara langsung dan diberi kesempatan untuk menanyakan segala sesuatu mengenai keterampilan ini, dan kiat-kiat untuk mengembangkan inovasi holtikultura serta pembuatan pangan olahan ini sehingga mampu memiliki daya saing serta daya jual di kalagan masyarakat luas meskipun dilakukan oleh masyarakat difabel namun tetap memiliki kualitas yang mampu bersaing d. prospek pengembangan Pelatihan keterampilan dan holtikultura ini bergerak di bidang komoditi pertanian dan pangan, modal yang di keluarkan tidak begitu besaar, namun dengan pengolahan dan strategi pemasaran dan branding produk yang tepat maka bisa memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih dari cukup dibanding modal yang dikeluarkan. Usaha di komoditi ini memang memilki banyak pesaing, namun selalu memiliki peluang yang sama untuk diminati sebab banyak aspek yang dapat di bedakan dan menjadi ciri khas berbeda satu dengan yang lainnya, hal ini yang membuat semua memiliki peminat tersendiri. Selain itu resiko dari usaha ini juga dapat dibilang sangat dapat diminimalisir dari kerugian yang besar.