Pelatihan Dasar CPNS adalah suatu rangkaian pendidikan dan pelatihan bagi CPNS pada masa prajabatan yang dimaksudkan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang memiliki keunggulan serta bertanggung jawab, sehingga dapat memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Pelatihan Dasar CPNS dimaksudkan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sesuai dengan peran PNS dalam NKRI untuk mendukung manajemen dan Smart ASN.
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi tersebut ditemukan isu-isu yang memerlukan pemecahan masalah, adapun setelah dilakukan analisis dengan metode APKL dan metode USG diperoleh isu utama yaitu Belum optimalnya pengelolaan peralatan elektromedik di Puskesmas Wonosegoro. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka gagasan pemecahan isu dalam aktualisasi ini adalah Optimalisasi Pengelolaan Peralatan Elektromedik Melalui Metode Plan Actual Automatic Dan Digitalisasi Inventaris di Puskesmas Wonosegoro Kabupaten Boyolali. Kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan mulai dari 18 Oktober 2022 - 27 November 2022. Aktualisasi ini dilakukan melalui 5 (lima) tahapan kegiatan yang meliputi, (1) melakukan digitalisasi inventaris peralatan elektromedik menggunakan aplikasi SIMKES (Sistem Informasi Manajemen Kesehatan) Khanza Soft Media (open source) via barcode di Puskesmas Wonosegoro, (2) membuat draft SOP cara pemeliharaan peralatan elektromedik di Puskesmas Wonosegoro, (3) memberikan edukasi kepada user cara pengoperasian peralatan elektromedik sesuai dengan SOP di Puskesmas Wonosegoro, (4) membuat jadwal preventive maintenance project plan automatic untuk peralatan elektromedik di Puskesmas Wonosegoro, (5) memasang obat tikus ditempat peralatan elektromedik yang sering di lewati hewan tikus, (6) melakukan monitoring dan evaluasi tentang pengelolaan peralatan elektromedik di Puskesmas Wonosegoro. Semua kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan dengan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelanyanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI yang dikaitkan dengan visi dan misi organisasi yaitu sesuai dengan visi dan misi dari Bupati Boyolali (Boyolali METAL).
Capaian kegiatan aktualisasi dan habituasi yang terlaksana adalah sebesar 100% dikarenakan semua kegiatan telah terlaksana dan diperoleh hasil/output tersedianya data laporan berupa hasil digitalisasi peralatan elektromedikTersedianya draft SOP pemeliharaan, menambahnya wawasan user terhadap cara pengoperasian peralatan medis, tersedianya jadwal preventive maintenance project plan automatic peralatan elektromedik dan laporan implementasi kegiatan maintenance, tersedianya laporan kegiatan pemasangan obat tikus diruangan peralatan elektromedik, tersedianya laporan hasil monitoring evaluasi. Dari kegiatan aktualisasi dan habituasi ini didapatkan beberapa inovasi yang sudah dibuat dan bisa digunakan dalam kegiatan yang berkelanjutan untuk upaya optimalisasi pengelolaan elektromedik di Puskesmas Wonosegoro Kab. Boyolali, sehingga mampu mengoptimalkan pelayanan masyarakat sesuai dengan visi dan misi Puskesmas Wonosegoro.
Melakukan perubahan tata kelola administrasi pengelolaan barang daerah khususnya UPT Puskesmas melalui inovasi digital untuk memudahkan pengelolaan peralatan barang daerah.
Pengeloaalan barang daerah khususnya Puskesmas Menjadi lebih mudah, tertelusur, dan tertata rapi.
Berjalan dengan baik sesuai harapan.