Si Boy (Sahabat Indrokil Boyolali)

Ide mengenai aplikasi Sahabat Indrokilo Boyolali pertama kali digulirkan pada tahun 2020. Pandemi Covid 19 memberi dampak yang signifikan terhadap dunia usaha, dan pariwisata. Pendemi COVID-19 memberi dampak yang signifikan terhadap dunia usaha, dan pariwisata termasuk di Kabupaten Boyolali. Dunia usaha yang mengalami penurunan aktifitas tersebut juga turut berdampak pada pemutusan hubungan kerja, penutupan tempat wisata, yang berakibat banyak masyarakat Boyolali yang beralih pekerjaan bahkan harus kehilangan pekerjaan. Pemerintah Kabupaten Boyolali bertanggung jawab untuk menjaga iklim usaha di daerah Kabupaten Boyolali tetap berjalan. Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut dituangkan dalam bentuk aktivitas yang berdampak secara langsung bagi kelangsungan dunia ekonomi. Relaksasi pembayaran pajak daerah, pengurangan prosentase pajak daerah telah ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali. Selain kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Boyolali juga menjalankan program yang berdampak secara langsung bagi perekonomian Kabupaten Boyolali, yaitu melaksanakan proyek pembangunan dengan mekanisme yang berbeda dengan pelaksanaan proyek – proyek pembangunan yang telah dilaksanakan selama ini. Agar Kebun Raya Indrokilo tetap dibuka dalam masa pandemi ini maka dirancang aplikasi untk kunjungan kebun raya dan diberi nama Sahabat Indrokilo Boyolali “SI BOY”. Dengan aplikasi tersebut pengunjung dapat dibatasi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan dan mengurangi kontak langsung antara petugas dengan pengunjung karena kunjungan dapat dipesan secara online. Pembaharuan dan penambahan fitur disematkan oleh pengelola pada tahun 2022. Pembaharuan ini merupakan tindak lanjut dari masukan dan saran dari pengunjung yang datang berkunjung ke Kebun Raya Indrokilo Boyolali. Kenaikan jumlah pengunjung, pada tahun 2021 dan 2022 sangat signifikan. Hal ini mengakibatkan antrean yang cukup panjang pada saat registerasi pengunjung, terutama pada libur akhir pekan atau libur nasional. Oleh karena itu, masukan dari pengunjung meminta untuk bisa menambahkan kuota pada pendaftaran di dalam aplikasi. Pengelola melakukan tindak lanjut dengan menambahkan kuota yang dapat diakses oleh pengunjung yang hendak masuk ke Kebun Raya Indrokilo Boyolali, sehingga dapat mengurangi panjangnya antrean pada saat banyak pengunjung yang datang.
1. Dapat dibukanya kembali Kebun Raya Indrokilo Boyolali dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. 2. Mengurangi kontak langsung antara petugas Kebun Raya Indrokilo Boyolali dengan pengunjung. 3. Menciptakan sistem kunjungan kebun raya yang efektif dan efisien.
1. Boyolali memiliki Kawasan yang diperuntukkan sebagai lokasi konservasi dengan sistem reservasi kunjungan secara online. 2. Mengurangi kontak antara petugas dan pengunjung Kebun Raya Indrokilo sehingga dapat mencegah penularan virus corona. 3. Pengunjung dapat memesan kunjungan secara online dan dapat menentukan kapan akan berkunjung serta dapat memantau kondisi pengunjung kebun raya secara real time. 4. Terciptanya aplikasi dengan sistem yang efektif, efisien dan transparan guna memonitoring kedatangan pengunjung yang berkorelasi dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh
Kebun Raya Indrokilo Boyolali memiliki karakteristik yang unik sehingga mengundang ketertarikan dari berbagai pihak. Dikarenakan jumlah pengunjung yang angkanya terus meningkat, serta atraksi yang sarat akan Pendidikan lingkungan (rekreasi berwawasan lingkungan), KRIB menjadi sebuah panggung raksasa untuk melakukan kampanye pendidikan lingkungan kepada seitan pengunjung yang hadir. Sehingga pengunjung yang awalnya memililki kesadaran lingkungan yang masih rendah, kesadaran dan kepeduliannya akan meningkat setelah berkunjung ke KRIB. Selain itu dimasa pandemi seperti sekarang ini dengan adanya aplikasi SI BOY dapat menjamin kesehatan pengunjung dan petugas Kebun Raya Indrokilo. Sehingga Kebun Raya dapat terus memberikan manfaat secara lingkungan maupun ekonomi secara luas.