Nyuling Stunting (Penyuluhan Keliling Cegah Stunting)

Pelayanan kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat, Pencegahan stunting Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalamwaktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengantinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO. Kedaan gizi di masyarakat pada saat ini masih banyak berbagai masalah gizi yang dihadapi. Salah satu masalah gizi yang saat ini dihadapi adalah stunting. Tingginya angka prevalensi stunting provinsi Jawa Timur yakni sebesar 26,9%, sedangkan prevalensi stunting tingkat kab tuban sebesar 25,3%. Masih tingginya angka prevalensi stunting di wilayah puskesmas prambontergayang dirasa sangatlah penting untuk dilakukan sosialisasi stunting kepada stakeholder dan masyarakat Bergerak dari latar belakang tersebut Puskesmas Selo bekerjasama dengan lintas sektor mencananngkan kegiatan nyuling stunting. dengan kegiatan ini diharapkan edukasi stunting pada masyarakat dapat menjangkau lebih luas. tujuan dari kegiayan ini adalah Masyarakat mengerti dan paham tentang stunting. Kegiatan dilakukan dengan Sosialisasi stunting dilaksanakan dengan metode ceramah dan Tanya jawab. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat menjadi meningkat pengatahuannya mengenai stunting. sehingga masyarakat dapat melakukan pencegahan stunting dan mengedukasi keluarga serta lingkungannya. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalamwaktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengantinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO. Kedaan gizi di masyarakat pada saat ini masih banyak berbagai masalah gizi yang dihadapi. Salah satu masalah gizi yang saat ini dihadapi adalah stunting. Tingginya angka prevalensi stunting provinsi Jawa Timur yakni sebesar 26,9%, sedangkan prevalensi stunting tingkat kab tuban sebesar 25,3%. Masih tingginya angka prevalensi stunting di wilayah puskesmas prambontergayang dirasa sangatlah penting untuk dilakukan sosialisasi stunting kepada stakeholder dan masyarakat
mencegah stunting
prevalensi stunting turun
Peningkatan Pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting