GUNTING MATRAS (Cegah Stunting Kecamatan Teras)

Stunting atau kerdil adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal (Pusdatin Kemenkes, 2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting menyebutkan bahwa Percepatan Penurunan Stunting adalah setiap upaya yang mencakup Intervensi Spesifik dan Sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integrative dan berkualitas melalui kerjasama multisektor pusat, daerah dan desa. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 34 Tahun 2019 tentang Percepatan Pencegahan Stunting di Provinsi Jawa Tengah pasal 4 menyebutkan bahwa pencegahan stunting di daerah dilakukan dengan pelibatan secara multi sektor melalui sinkronisasi lintas program di tingkat Pusat, Daerah maupun Kabupaten/Kota. Guna mendukung terintegrasinya pelaksanaan intervensi pencegaha stunting, dilaksanakan 8 (delapan) aksi konvergensi yang akan memperkuat efektivitas intervensi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauaan dan evaluasi. Peraturan Bupati Boyolal Nomor 48 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Stunting di Kabupaten Boyolali, menjadi dasar puskesmas Teras melakukan upaya pencegahan stunting secara terpadu dengan melakukan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitive dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor. Wujud nyata intervensi mengatasi masalah stunting ialah membuat terobosan sebuah inovasi Cegah Stunting Kecamatan Teras atau “GUNTING MATRAS “. Gunting Matras (Cegah Stunting Kecamatan Teras) merupakan kegiatan inovasi gizi Puskesmas Teras tahun 2022 yang bekerja sama dengan lintas program dan lintas sektor serta pemberdayaan Masyarakat. Program inovasi Gunting Matras dengan beragam kegiatan sebagai upaya preventif dan promotif di wilayah Puskesmas Teras diharapkan dapat meningkatkan status gizi Masyarakat.. Inovasi GUNTING MATRAS mempunyai tujuan mendukung program Percepatan Penurunan Stunting guna menurunkan Prevalensi Stunting pada anak usia di bawah 2 (dua) tahun dan menangani stunting pada anak usia dibawah 5 (lima) tahun di wilayah kerja Puskesmas Teras.
1. Tujuan Umum: Untuk mendukung program Percepatan Penurunan Stunting guna menurunkan Prevalensi Stunting pada anak usia di bawah 2 (dua) tahun dan menangani stunting pada anak usia dibawah 5 (lima) tahun di wilayah kerja Puskesmas Teras. 2. Tujuan Khusus: a. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting b. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola gizi seimbang sebagai pencegahan stunting c. Meningkatkan status gizi masyarakat d. Meningkatkan kerjasama dengan lintas sektoral untuk mendukung penurunan stunting.
Masyarakat kecamatan Teras lebih sehat dan terbebas dari stunting Menurunnya angka stuting di kecamatan teras
Dengan Pemberian Suplementasi Tablet Tambah Darah pada Remaja putri di SMP/SMA wilayah Kecamatan Teras dapat terbebas dari anemia Kegiatan Pemantauan Pertumbuhan di Posyandu dapat mendeteksi status gizi balita