Salah satu indikator keberhasilan dalam Program Perbaikan Gizi Masyarakat di Indonesia adalah besarnya angka cakupan ASI Eksklusif . Demikian pula di Puskesmas Sawit. Pada tahun 2018 cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas Sawit adalah 40,18 persen dari target 50 persen. Dengan adanya kondisi ini kemudian Puskesmas Sawit melakukan analisa situasi di masyarakat dengan melihat karakter spesifik suatu desa maupun peluang yang memungkinkan untuk dilakukan suatu kegiatan. Dari hasil analisa maka terpilihlah desa Kateguhan sebagai desa untuk implementasi inovasi. Inovasi ini diperkuat dengan adanya SK Kepala Puskesmas Sawit Nomor 440/157/429/VI/2019 tentang Inovasi Program Puskesmas Sawit.
Dalam memulai inovasi ini langkah awal yang dilakukan adalah dengan melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa ( MMD ). Dalam musyawarah disepakai bersama terkait solusi yang akan dilakukan untuk meningkatkan cakupan ASI Eksklusif. Sehingga dibuatlah SK Kepala desa nomor 20 tahun 2019 tentang Pembentukan Kelompok Pendukung ASI ( KP-
ASI ) Neli Serasi ( Nenek Peduli Sehat Lantaran ASI ). Keunikan dari inovasi ini adalah dengan adanya keterlibatan nenek
selaku pengasuh bayi yang ditinggal ibunya bekerja.
KP ASI NELI SERASI ini dengan melibatkan kader selaku pelaksana kegiatan yaitu pendampingan maupun kunjungan rumah sasaran. Selain itu kader juga melakukan edukasi kepada sasaran dan keluarga, terutama terkait dengan menyusui maupun pola asuh untuk bayi.Untuk mendukung kegiatan Neli Serasi ini ada dukungan dana dari APBD yaitu dana BOK Non fisik bidang kesehatan .
Dari evaluasi yang dilakukan selama satu tahun perjalanan Neli Serasi, ada kenaikan prosentase cakupan ASI Eksklusif sebesar : 23,46% ( dari 40,18 % menjadi 63,64% )Dengan melihat keberhasilan ini maka pembentukan KP ASI ini akhirnya dilakukan replikasi di 11 desa yang lain . Selain kenaikan cakupan ASI kemanfaatan lain dari inovasi ini yang bisa dirasakan adalah balita lebih sehat ,tidak mudah sakit ( karena kandungan zat kekebalan tubuh di dalam ASI ). Selain itu secara nilai ekonomi pengeluaran keluarga bisa dihemat karena tidak usah membeli susu formula.Manfaat yang juga dirasakan bagi keluarga adalah semakin dekatnya hubungan ibu dan bayinya
1. Meningkatkan cakupan ASI Eksklusif
2. Meningkatkan kesehatan bayi
aspek kesehatan : cakupan asi meningkat,bayi lebih sehat ( tidak mudah sakit ) aspek sosial : semakin dekatnya hubungan bayi dengan ibu dan keluarga
aspek ekonomi : keluarga semakin hemat karena tidak ada pengeluaran untuk membeli susu formula
Capaian ASI Eksklusif meningkat