Aksi perubahan kinerja organisasi ini disusun berdasarkan hasil diagnosa organisasi Dinas Pemberdayaan Masayarakt dan Desa Kabupaten Boyolali. Dalam rangka penurunan angka kemiskinan diperlukan data yang akurat by name by adress penduduk Kabupaten Boyolali yang kategori Miskin dan tidak hanya dibutuhkan peran Pemerintah akan tetapi dibutuhkan keterlibatan pihak lain melalui pemberdayaan masyarakat. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut diperlukan inovasi yaitu melaksanakan aksi perubahan "Penurunan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (PUKIS-SISDAMAS) melalui Forum Sinkronisasi dan Pemberdayaan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakt dan Desa Kabupaten Boyolali" dan melakukan intervensi untuk penurunan kemiskinan.
Aksi perubahan disusun dengan merumuskan 10 tahapan kegiatan utama jangka pendek yaitu : a) pembentukan tim efektif, b)
sosialisasi dan Internalisasi penanganan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, c) FGD penanganan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat bersama stakeholder, d) updating dan validasi kemiskinan dan angka kemiskinan per desa,
e) edukasi penanganan kemiskinan, f) menyusun peta rekomendasi sesuai dengan parameter kemiskinan, g) pendampingan desa penanganan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, h) penyusunan APBDes berbasis pemberdayaan desa sesuai peta rekomendasi, i) penanganan kemiskinan dan penetapan angka kemiskinan, j) penilaian penanganan kemiskinan pada desa.
Dalam pelaksanaan proyek perubahan, telah dilaksanakan kegiatan-kegiatan berdasarkan tahapan yang telah disusun dan juga mempertimbangkan masukan-masukan yang disampaikan oleh narasumber/penguji.
tahapan yang diharapkan untuk dicapai adalah sebagai berikut :
1. Jangka Pendek : sosialisasi, internalisasi, updating, validasi kemiskinan dan angka kemiskinan di desa pada kecamatan 5 eks kawedanan (by name by adress) berbasis pemberdayaan desa dengan peta rekomendasi dan pendampingan penyusunan APBDes perubahan.
2. Jangka Menengah : penilaian penanganan kemiskinan dan penetapan angka kemiskinan di desa pada 5 kecamatan eks kawedanan serta monitoring dan evaluasi
3. jangka panjang : pemetaan data kemiskinan dan angka kemiskinan se Kabupaten \boyolali dan sinkronisasi pada aplikasi www.mcdsatudata.boyolali.go.id serta pelaksanaan program penurunan angka kemiskinan se Kabupaten Boyolali dengan intervensi APBDes dan update angka kemiskinan se Kabupaten Boyolali pada aplikasi www.mcdsatudata.boyolali.go.id
Hasil pelaksanaan aksi perubahan dapat menjadi katalis percepatan pencapaian Visi dan Misi khususnya penurunan angka kemiskinan di Boyolali dan memberikan kepada Indonesia, Role Model penanganan kemiskinan melalui membangun data sekaligus mendorong gerakan masyarakat membangun.
Hasil pelaksanaan aksi perubahan dapat menjadi katalis percepatan pencapaian Visi dan Misi khususnya penurunan angka kemiskinan di Boyolali dan memberikan kepada Indonesia, Role Model penanganan kemiskinan melalui membangun data sekaligus mendorong gerakan masyarakat membangun.
Aksi perubahan memberikan manfaat bagi penurunan angka kemiskinan melalui intervensi yang sesuai pada data dalam aplikasi MCD satu data (https://mcdsatudata.boyolali.go.id).
Tercapainya Misi Pemerintah Kabupaten Boyolali dan ketepatan sasaran dan efisiensi penganggaran penanganan kemiskinan (Pemerintah Kabupaten Boyolali).
Memberikan gambaran tentang kondisi riil kemiskinan dan meningkatkan kualitas pengawasan atas program penanggulangan kemiskinan.
Menambah pengetahua dan cakrawala berfikir bahwa inovasi penaganan kemiskinan dengan cara membangun data oleh Pemerintah kabupaten Boyolali.
Mengurangi beban hidup dengan bantuan Baznas, kartu jaminan kesehatan, dan bantuan RTLH sehingga terjadi peningkatan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin.
Penurunan angka kemiskinan sebesar 1,54 persen menjadi 8,07 persen dari angka kemiskinan dari penetapan MCD yang sebelumnya 9,61 persen (Data MCD)