Penggunaan pupuk kimia dan pestisida untuk meningkatkan hasil produksi tanaman masih terjadi di kalangan petani. Namun dengan semakin mahalnya harga pupuk kimia dan pestisida, membuat sebagian petani mulai berpikir dan beraksi agar dapat menekan biaya produksi mereka. Selain itu, dengan mengandalkan pupuk kimia dan pestisida, dalam jangka panjang akan berpengaruh pada pencemaran lingkungan, menurunnya kesuburan tanah serta membahayakan kesehatan.
Perubahan iklim, pemanasan global dan penurunan kualitas lingkungan hidup menjadi isu yang sering diperbincangkan. Penurunan kualitas lingkungan berpotensi mengganggu keberlangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia. Pemahaman tentang pertanian ramah lingkungan diharapkan akan dapat menumbuhkan “sense of crisis” dalam menghadapi tantangan pertanian saat ini. Pertanian ramah lingkungan merupakan sistem pertanian berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan produktivitas tinggi dengan memperhatikan pasokan hara dari penggunaan bahan organik, minimalisasi ketergantungan pada pupuk anorganik, perbaikan biota tanah, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) berdasarkan kondisi ekologi, dan diversifikasi tanaman
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali menjadi salah satu perangkat daerah di Kabupaten Boyolali yang berperan dalam menciptakan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mewujudkan salah satu misi Kabupaten Boyolali, yaitu “Boyolali Kota Susu, Lumbung Pangan Nasional
KLIK TAMAN MENTARI (Klinik Kesehatan Tanaman Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan di Kabupaten Boyolali) hadir untuk memberikan solusi dengan fokus pada pemanfaatan bahan-bahan alam dalam penerapan pertanian yang ramah lingkungan. Pertanian ramah lingkungan adalah pendekatan pertanian yang menekankan pada penggunaan praktik-praktik yang mendukung keseimbangan ekologis, kesehatan tanah, dan keberlanjutan jangka panjang.
Di klinik tersebut petani akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari petugas serta dibimbing untuk bertani secara ramah lingkungan dengan menggunakan pupuk dan atau pestisida kimia secara bijak dan dilatih untuk bisa membuat pupuk dan pestisida berbahan alami serta aplikasinya di lahan.
Dengan KLIK TAMAN MENTARI diharapkan kelompok tani bisa mencukupi sendiri kebutuhan pupuk dan pestisida yang ramah lingkungan sehingga bisa menekan biaya produksi dengan hasil yang maksimal
1. Terbentuknya klinik kesehatan tanaman di tingkat kelompok tani
2. Terdampinginya klinik kesehatan tanaman oleh petugas dan stakeholder terkait
Termanfaatkan dan terolahnya bahan-bahan alami di lingkungan sekitar yang selama ini dianggap limbah
Tercukupinya kebutuhan sarana produksi pertanian (antara lain pupuk dan pestisida) yang ramah lingkungan dari petani, oleh petani dan untuk petani