A. Dasar Hukum
Inovasi yang dikembangkan SMP NEGERI 2 BOYOLALI berguna untuk efektifitas laporan, keamanan yang terjamin, fleksibilitas aktifitas, terintegrasi dengan sistem, dan pemantauan realtime dalam kegiatan absensi siswa secara online. Dasar hukum Inovasi ini :
1) Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah
2) Peraturan Bupati Boyolali No. 77 Tahun 2022 tentang petunjuk pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 17 Tahun 2021
B. Permasalahan
Sampah merupakan masalah yang sangat besar banyak siswa yang menyepelekan permasalahan tentang sampah. Mereka tidak menyadari bahaya yang di timbulkan oleh sampah. Sampah terdiri dari sampah organik dan anorganik. Sampah organik bisa bermanfaat apabila kita bisa mengolahnya. sampah organik bisa dijadikan untuk humus dan bisa di manfaatkan untuk memupuk tanaman dan menyuburkan tanaman. Sedangkkan untuk sampah anorganik seperti botol plastik bisa dimanfatkan untuk pot bunga, untuk ekobrik, dll. Siswa yang tidak sadar tentang bahaya membuang sampah sembarangan akan membuang sampah di sembarang tempat. Misalnya dibuang di sungai, di tepi jalan. Sedangkan siswa yang sadar akan bahaya sampah akan membuang sampah pada tempatnya.
C. Isu Strategis
Adanya aduan dari beberapa guru tentang kurang sadarnya siswa dalam membuang sampah, Dimana terutama sampah plastik yang berserakan dan belum tahu bagaimana memanfaatkannya secara optimal.
Saran dari kepala sekolah mengenai pemanfaatan sampah plastik agar bermanfaat bagi sekolah, sekaligus sebagai media pembelajaran siswa dalam pengelolaan sampah plastik.
D. Metode Pembaharuan
Sebelum adanya inovasi “TUGAS MIPAS” (TUNGKU GAS MINYAK PLASTIK) ESPERO BOY, sampah-sampah plastik hanya dikumpulkan, selanjutnya sampah plastik tersebut dibakar atau dijual dengan harga yang relatif rendah. Dengan adanya inovasi ini diharapkan akan mengurangi sampah plastik serta menjadi media pembelajaran siswa.
1) Inovasi yang akan dilaksanakan merupakan salah satu langkah lebih maju untuk percepatan pengelolaan sampah bagi warga sekolah di SMP Negeri 2 Boyolali.
2) Inovasi yang akan dilaksanakan melibatkan peran siswa sebagai pelaku utama dalam pemanfaatan sampah plastik yaitu berupa minyak tanah.
3) Inovasi yang akan dilaksanakan merupakan media pembelajaran siswa yang diharapkan kelak dapat diaplikasikan diluar lingkungan sekolah
4) Inovasi yang dilakukan juga sebagai penunjang SMP Negeri 2 Boyolali kedepan sebagai Sekolah Adiwiyata
E. Kebaharuan
Dengan adanya inovasi “TUGAS MIPAS” (TUNGKU GAS MINYAK PLASTIK) ESPERO BOY diharapkan menghasilkan produk baru dari sampah plastik yaitu berupa minyak tanah.
F. SOP “TUGAS MIPAS” (TUNGKU GAS MINYAK PLASTIK) ESPERO BOY
1) Pengolahan sampah plastik menjadi BBM dilakukan menggunakan metode pirolisis, yaitu proses degradasi suatu material dengan suplai panas yang berjalan tanpa melibatkan oksigen atau dengan oksigen namun dengan jumlah sangat sedikit menghasilkan produk dalam bentuk padat, cair, dan gas. Peralatan yang digunakan cukup sederhana, yaitu (1) bahan bakar menggunakan LPG, (2) tungku pembakaran, (3) reaktor yang dilengkapi dengan mulut tempat memasukkan bahan, (4) tabung kondensasi (kondensor) dengan pendingin, serta (5) tabung penampung yang dilengkapi dengan saluran pengeluaran gas. Sedangkan bahan-bahan yaitu berbagai sampah atau limbah plastik dapat berupa botol atau gelas bekas minuman dalam kemasan, label atau merk botol plastik, serta plastik kresek yang telah dikecilkan ukurannya dengan cara dicacah. Bahan lain yaitu pasir zeolite sebagai katalisator.
2) Sampah plastik yang telah dicacah dimasukkan dalam reaktor. Setelah ditutup rapat, reaktor kemudian dipanaskan dengan tungku pembakar menggunakan bahan bakar LPG. Dalam suhu tertentu seiring berjalannya waktu terjadi reaksi dalam reaktor menghasilkan produk berupa padatan dan gas. Padatan tersisa akan tetap tinggal dalam reaktor berupa arang, sedangkan gas yang ringan mengalir melalui pipa menuju tabung kondensasi. Dalam tabung kondensasi gas kemudian mengalami pendinginan menggunakan air yang mengalir, gas yang terbentuk menjadi cairan kemudian ditampung dalam tabung penampungan, sedangkan gas yang tidak terkondensasi menjadi cairan akan keluar melalui saluran pengeluaran gas. Gas yang terjadi jumlahnya sangat sedikit berupa gas methane yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar. Sedangkan produk pirolisis yang berupa padatan dapat diolah menjadi karbon aktif. Cairan yang dihasilkan merupakan minyak yang mudah terbakar, dibuktikan dengan memantikkan api pada cairan yang dengan segera terjadi kobaran api.
3) Untuk dapat dimanfaatkan sebagai salah satu fraksi bahan bakar seperti minyak tanah, bensin, dan sebagainya memerlukan proses lebih lanjut menggunakan destilasi fraksional bertingkat, untuk sementara hasil dari pirolisis sampah plastik sudah dapat digunakan sebagai pelarut. Diperlukan pengembangan peralatan seperti penambahan pengatur suhu serta tekanan dan analisis secara ekonomi dalam sebuah pengoperasiannya.
Tujuan Inovasi (Lainnya), : “TUGAS MIPAS” (TUNGKU GAS MINYAK PLASTIK) ESPERO BOY
A. Pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis, yaitu minyak tanah.
B. Sampah plastik dimanfaatkan menjadi sarana media pembelajaran siswa.
Manfaat dari Inovasi online “TUGAS MIPAS” (TUNGKU GAS MINYAK PLASTIK) ESPERO BOY di SMP Negeri 2 Boyolali:
A. sampah plastik bermanfaat menjadi produk bernilai ekonomis, yaitu minyak tanah
B. sebagai sarana pembelajaran siswa
C. meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah plastik
Adanya Inovasi “TUGAS MIPAS” (TUNGKU GAS MINYAK PLASTIK) ESPERO BOY diharapkan dapat memanfaatkan sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, serta dapat menjadi media pembelajaran siswa.
a. Inovasi yang akan dilaksanakan merupakan salah satu langkah lebih maju dalam pengelolaan sampah platik bagi warga sekolah di SMP Negeri 2 Boyolali.
b. Inovasi yang akan dilaksanakan melibatkan peran siswa sebagai pelaku utama dalam pemanfaatan sampah plastik
c. Inovasi yang akan dilaksanakan merupakan media pembelajaran siswa yang diharapkan kelak dapat diaplikasikan diluar lingkungan sekolah