Peningkatan aksesibilitas terhadap pelayanan informasi sangat penting sebagai wujud transparansi informasi sehingga masyarakat akan mudah mengakses informasi sekaligus dapat melakukan pemantauan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Belum tersedianya layanan informasi yang dapat menyajikan Management stok dan pemantauan harga komoditas kebutuhan pokok di Boyolali memberikan ide segar bagi Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk melakukan terobosan dalam hal Management dan Pemantauan Harga kebutuhan Pokok dengan membuat aplikasi Komodita. Kebutuhan Pokok merupakan elemen penting di didalam kehidupan masyarakat. Di Boyolali, kebutuhan pokok ini diperjual belikan di 45 Pasar yang tersebar di 22 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Boyolali dibawah pengawasan langsung oleh 12 UPT pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Boyolali.
Dengan letak geografis penyebaran pasar di 22 kecamatan dan adanya hari pasaran di beberapa pasar di Boyolali, membuat pemantauan dan pengawasan Harga kebutuhan pokok tidak bisa secara real time didapatkan. Kenaikan harga kebutuhan pokok, perlu pengawasan dan pemantauan seperti telah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No.63/ M-Dag/PER/09/2016.
Namun bukan berarti sebelum adanya Aplikasi Komodita tidak ada pengawasan dan pemantauan, monitoring dilakukan oleh tim Dinas Perdagangan dan Perindustrian dengan mawawancarai langsung para pelaku usaha terkait dengan harga kebutuhan pokok yang dilakukan 2 (dua) kali dalam seminggu. Hasil monitoring selanjutnya dibuatkan Pelaporan Resmi kepada Bupati Boyolali dengan tembusan Kepala Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Tengah, Kapolres Boyolali, Kepala BPS Kab.Boyolali dan Pimpinan PT. Radio Karysma Kab.Boyolali dan harga Komoditas Kebutuhan Pokok akan dipublikasian melalui siaran radio Karysma setiap hari Selasa dan Kamis.
Dengan kondisi seperti diatas, maka informasi Harga Kebutuhan Pokok yang fluktuatif menjadi tidak terupdate secara cepat dan tepat sehingga dapat berdampak pada pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan dan bisa menjadi keputusan yang dihasilkan kurang sesuai dengan kondisi real time
Melalui Aplikasi Komodita diharapakan kebutuhan Informasi Harga Kebutuhan Pokok dapat tersaji dengan cepat dan akurat , diharapkan harga dan stok komoditas stabil sehingga bisa menekan laju inflasi yang merupakan prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aplikasi komodita juga dimaksudkan untuk mendukung konsep program unggulan Boyolali Kabupaten cerdas/ Smart City dan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 Tentang Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government.
Pengembangan aplikasi Komodita masih terus dilakukan, sebuah aplikasi yang bukan hanya berfungsi pemantauan, pengawasan atas ketersediaan stok barang kebutuhan pokok namun juga memberikan wadah bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan aplikasi ini sebagai tempat untuk promosi secara online. Melalui interaksi dua arah yang terdapat pada aplikasi Komodita diharapkan dapat meningkatkan akses stakeholder dalam bertransaksi jual beli sehingga dapat meingkatkan perekonomian masyarakat yang berdaya saing, kratif dan inovatif secara menyeluruh.
Mempermudah untuk dinas perdagangan dan perindustrian dalam melaksanakan pematuan perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat dan pemangku kebijakan dapat mengambil keputusan jika terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok masyrakat.
Aplikasi komoditas merubah pemantauan harga kebutuhan pokok yang sebelumnya secara manual dangan secara online dan realtime sehingga dapat dilihat oleh pemangku kepentingan dan masyarakat umum, dari data informasi harga dapat untuk mengambil keputusan saat terjadi lonjokan harga
Aplikasi berbasis Mobile dan Web, Komoditas.boyolali.go.id