Penggunanan Kotak Saran Digital Sebagai Bentuk Digitalisasi Pelayanan Publik dan Sarana Refleksi Mandiri

Kotak saran merupakan sarana atau wadah yang diginakan untuk menampung kritik dan saran juga keluhan warga sekolah khususnya peserta didik. tujuan tersedianya koak sarab di sekolah untuk menampung masukan dalam rangka mengukur kinerja pelayanan, peningkatan mutu pendidikan di sekolah maupun pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana. Untuk meningkatkan perbaikan di sekolah baik sarana prasarana maupun mutu pendidikan maka perlu menyediakan kotak saran, karena melalui kotaksaran kita sebagai pemangku pendidikan bisa mengevaluasi apa kekurangan, apa kelemahan dari program kerja yang sudah kita lakukan. Dengan adanya kotak saran tersebut, kita bisa instrospeksi diri terhadap peningkatan program kerja yang sudah kita rancang sebelumnya.Akan tetapi pada kenyataanya kotak saran terlihat kosong. Oleh karena kurang fleksibelnya sarana penyampaian aspirasi dan pengaduan, dibutuhkan suatu alternatif baru dalam penyampaian aspirasi dan pengaduan, yang mudah dalam mengakses dan menggunakannya,mempunyai fleksibilitas dalam aspek waktu dan tempat dan prosespenyampaian yang cepat dan transparan, sehingga pihak terkait bisa merespon aspirasi dan pengaduan dalam waktu singkat. Untuk mengefisienkan pelayanan, dibutuhkan sebuah sistem sebagai alternatif baru yang dapat menampung aspirasi dan pengaduan dari siswa,orangtua, alumi ataupun masyarakat, sehingga penanganan pengaduan terkait fasilitas yang diberikan dapat ditanggapi secara cepat, tepat dan transparan. Proses dan hasil dari penanganan aspirasi dan pengaduan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan untuk evaluasi, yang dapat meningkatkan kinerja dari SMP N 1 Tamansari Satu Atap. Hal inilah yang melatarbelakangi inovasi Kotak Saran Digital Dalam Rangka meningkatkan pelayanan publik, SMP Negeri 1 Tamansari Satu Atap berinisiatif untuk membuat Kotak Saran Digital. Kotak Saran ini berbentuk barcode yang apabila di scan akan mengarahkan pengguna ke formulir google form berisi beberapa pertanyaan termasuk keluhan dan saran. Sasaran Kotak Saran Digital ini adalah siswa, orangtua, alumi dan masyarakat sekitar. Formulir yang telah terisi akan mengarah secara otomatis ke email pengelola Kotak Saran. Keluhan dan Saran akan langsung ternotice dan terarsip secara digital. Kotak Saran akan di evaluasi secara berkala satu bulan sekali. Penerima Manfaat dari Praktik Baik berikut adalah siswa, orangtua, alumi dan masyarakat. Dimana mereka dapat menyampaikan keluhan serta saran terhadap sekolah secara lebih leluasa..
Tujuan dari Inovasi adalah untuk menampung masukan, aduan, saran dan kritik dari orang tua, murid, masyarakat, komite dan alumni SMP N 1 Tamansari. Dengan adanya media ini sekolah dapat me;alukan refleksi guna meningkatkan pelayanan yang diberikan.
Dampak positif dari praktik baik yang dipilih yaitu: 1. Bagi siswa/orangtua/alumni/masyarakat, dengan adanya kotak saran digital mereka dapat menyampaikan keluhan dan saran secara lebih leluasa. Terkadang siswa/orangtua merasa enggan, malu dan sungkan untuk mengungkapkan aspirasinya secara langsung, untuk menampung aspirasi siswa tersebut maka pihak sekolah menyediakan kotak saran digital supaya mereka dapat memberikan masukan dan keluhan dan ketidak puasan mereka yang ada di sekolah. Dengan kotak saran digital ini, pengguna dapat dengan cepat mengisi formulir survei atau menjawab kuesioner langsung dari layar smartphone. Mereka hanya perlu memindai kode untuk mengaksesnya. Sekolah bahkan memberikan opsi dimana pengguna dapat mengirimkan komentar mereka secara anonim sehingga mereka dapat sepenuhnya jujur dan lugas dengan ulasan mereka. Selain itu memberikan kesempatan bagi siswa, orantua ataupun masyarakatuntuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mempunyai manfaat untuk saat ini dan juga manfaat jangka panjang baik bagi siswa maupun bagi sekolah 2. Bagi sekolah: dapat dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan fasilitas/program/layanan yang telah diberikan sehingga dapat meningkatkan kinerja sekolah.
Hasil yang diperoleh dari inovasi adalah refleksi rutin yang dilakukan dengan membuka dan mendiskusikan isi Kotak Saran digital sehingga terjadi peningkatan pelayanan