Pembentukan Kelompok Peduli Hipertensi melalui Pos Kesehatan RT untuk Pengendalian Penyakit Hipertensi di Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali, dengan deskripsi sebagai berikut :
a. Kelompok Peduli Hipertensi merupakan pembentukan kelompok yang terdiri dari kader kesehatan Pos Kesehatan RT di Desa Bendosari Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali.
b. Pos Kesehatan RT merupakan sarana pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di tingkat RT yang terdiri dari pelayanan kesehatan bayi/ balita, ibu hamil, remaja, usia produktif, lansia, dan Germas.
c. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang.
Berikut adalah gagasan yang penulis rancang dalam 5 (lima) kegiatan untuk memecahkan isu tersebut :
1. Membuat media KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mengenai pos kesehatan RT.
2. Membentuk kelompok masyarakat peduli hipertensi.
3. Mensosialisasikan program pos kesehatan RT melalui media KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) secara terpadu.
4. Memonitoring kepatuhan minum obat penderita penyakit hipertensi.
5. Memonitoring dan mengevaluasi kegiatan pendampingan oleh kelompok masyarakat peduli hipertensi.
Adapun inovasi ini telah memberikan manfaat bagi:
1. Desa dalam pengendalian penyakit hipertensi sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan menjadi desa sehat yang mandiri.
2. Penderita hipertensi untuk meminum obat secara rutin
3. Masyarakat luas untuk melakukan skrining kesehatan melalui pos kesehatan RT.
4. Pemegang program PTM sebagai bahan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan pengendalian penyakit tidak menular
5. Tim promosi kesehatan puskesmas dalam menentukan bahan penyuluhankepada masyarakat.
Pelaksanaan inovasi saat ini telah dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan didanai dari dana desa dengan sasaran masyarakat di Desa Bendosari. Kegiatan yang terlaksana saat ini telah semakin berkembang dengan adanya pemberian layanan kesehatan tambahan berupa akkupressure . Pasien yang telah terdiagnosis hipertensi di pos kesehatan RT akan diundang untuk mengikuti kegiatan kelas peduli hipertensi di tingkat desa. Selanjutnya dilaksanakan pengukuran tekanan darah, pemberian obat sesuai dosis, edukasi kesehatan, serta tutorial pijat akkupressure utuk mengurangi gejala hipertensi.
Tujuan inovasi ini diantaranya yaitu :
1. Terbentuknya kelompok peduli hipertensi di Desa Bendosari Kecamatan Sawit
2. Terkontrolnya tekanan darah penederita hipertensi melalui pendampingan minum obat di Desa Bendosari Kecamatan
Sawit
Adapun inovasi ini telah memberikan manfaat bagi:
1. Desa dalam pengendalian penyakit hipertensi sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan menjadi desa sehat yang mandiri.
2. Penderita hipertensi untuk meminum obat secara rutin
3. Masyarakat luas untuk melakukan skrining kesehatan melalui pos kesehatan RT.
4. Pemegang program PTM sebagai bahan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan pengendalian penyakit tidak menular
5. Tim promosi kesehatan puskesmas dalam menentukan bahan penyuluhankepada masyarakat.
Terbentuknya kelompok peduli hipertensi yang awalnya hanya meliputi 3 RT menjadi lingkup desa